Kamis, 05 Juli 2012

FF SHINee: HATE or LOVE (PART-3) / END

Title: Hate or Love
Genre: Romance
Author: Sally Ismi Eryos
Cast:
SHINeee
Sung Hyo Gun
Sunny
Jessica
Yuri 


ini FF part 3 nya dan ini adalah akhirnya :) JANGAN COPY YA! tolong comment :)
 
 
   Key terbangun dari tidurnya. Matanya langsung tertuju pada jam dinding di kamarnya.
               "Hah?! Jam 12 malam? Aku tertidur tadi dan aku belum makan malam," Key langsung bergegas mencari makanan di dapur. Didapatinya spaghetti bolognaise yg tersedia di meja makan. Lalu ia membawanya ke ruang tamu.
               "Hei Key, sudah bangun ya," ternyata Minho sudah pulang dan dia sedang asyik menonton permainan bola. Key kaget dan malas melihat kehadiran Minho.
                "Bukan urusanmu!" Lalu dia bergegas ke kamar dan memutuskan memakan spaghettinya di kamar.

********

              Minho berjalan menuju kamar Onew dan mempertanyakan sikap Key yang jutek terhadapnya.
              "Ada apa dengan Key? Kenapa dia aneh terhadapku?" Tanya Minho heran.
              "Itu gara gara kamu jalan sama Hyo Gun tadi siang" jawab Onew lalu melanjutkan tidurnya.
              "Kenapa dia marah? Apa dia suka sama Hyo Gun?" Minho bertanya tanya sendiri dan berfikir. Lalu dia memutuskan untuk menanyakan langsung pada Key.
              "Key kenapa denganmu? Apa aku ada salah?" Tanya Minho memasuki kamar Key.
              "Annio." Jawabnya ketus.
              "Lalu kenapa sikapmu aneh begitu?" Tanya Minho lagi.
              "Kamu pikir saja sendiri. Sudah aku mau tidur lagi. Silahkan keluar," jawabnya lalu merebahkan badannya tidur. Sekarang Minho masih kepikiran dengan apa yang terjadi pada sikap Key padanya.

*******

              Hyo Gun baru saja terbangun dari tidurnya dan nyawanya belum sepenuhnya terkumpul. Ia langsung mengecek jam dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 6.30 pagi. Tiba tiba handphonenya berdering dan ada sms masuk. Ternyata dari Key.
              "Aku sudah didepan rumahmu. Ayo bangun dan siap-siap,"
              "Namja gila! Aku belum siap-siap dia sudah datang." Lalu Hyo Gun membuka jendela kamarnya.                            "Key!!! Kenapa datangnya terlalu cepat! Aku belum mandi!" Hyo Gun menggerutu.
              "Kajja mandi cepat! Aku tunggu," jawab Key yang tertawa melihat keadaan Hyo Gun yang baru bangun tidur. Wajah Hyo Gun terlihat lucu sekali seperti anak kecil.

              15 menit kemudian Hyo Gun selesai dan sekarang pun dia telah mendarat di sekolah tercintanya. Seperti biasa Key membukakan pintu untuk Hyo Gun dan semua mata melihat mereka berdua.
              "Sudah sampai tuan putri. Kajja kita ke kelas," ajak Key lalu menggandeng tangan Hyo Gun.
              "Thanks pangeran," jawab Hyo Gun tersenyum. GLEKK!!! Tiba-tiba Hyo Gun tak sadar dengan apa yang diucapkannya. Dia mengucapkan itu pasti karna terpesona senyumnya Key.
              "Pangeran?" Key heran kenapa tiba-tiba Hyo Gun mengatakan begitu. Ada perasaan aneh dan bercampur senang di hatinya ketika Hyo Gun mengucapkan itu.
              "Annio. Aku tadi hanya bercanda," jawab Hyo Gun malu.
              "Ayolah ngaku saja. Kamu suka kan denganku." Key menggoda Hyo Gun.
              "Annio," lalu Hyo Gun pergi meninggalkan Key dengan wajah yang merah tanda malu.

********

              Jam istirahat Hyo Gun memutuskan untuk duduk duduk di dekat kolam. Sambil memikirkan apa perkataan Key tadi pagi.
              "Apa benar aku suka sama Key? Dia ganteng sih tapi kadang dia terlihat angkuh dan kadang dia terlihat manis sekali. Tapi minho dia baik dan juga manis" Lalu ia berjalan mondar mandir di dekat kolam. Tiba-tiba kakinya terpleset dan dia berteriak, badannya tercebur ke dalam kolam. Pas saat itu Key dan Minho mendengar teriakan Hyo Gun. Minho bergegas menuju Hyo Gun tapi Key kalah duluan oleh Minho ia bersembunyi di balik pintu masuk dan memperhatikan gerak gerik Minho. Minho sukses menyelamatkan Hyo Gun tapi Hyo Gun sepertinya pingsan dan Minho kehabisan cara. Lalu ia memberi nafas buatan untuk Hyo Gun. Saat minho memberikan nafas buatan, hati Key terasa sakit menyaksikan itu. Ia mengepalkan tangannya. Dan ketika Hyo Gun sudah sadar Key langsung menuju ke arah Minho dan Hyo Gun dan mendaratkan pukulan di wajah Hyo Gun.
              "Teman apaan kamu! Seenaknya menyakiti perasaanku!!!" Lalu Key bergegas pergi. Dan ia langsung mengambil mobilnya dan menjalankannya ke sebuah danau yang tak berpenghuni. Danau itu tempat dimana Key bisa menenangkan pikirannya. Tempat dimana tidak ada seorang pun yang tau keadaannya.

********

              "Ada apa dengan Key oppa?" Tanya Hyo Gun yang baru saja sadar.
              "Aku tidak tahu. Tiba-tiba dia memukulku. Dan dia pergi," jawab Minho sambil menghapus darah kecil di bibirnya. Tiba-tiba Jonghyun,Taemin, dan Onew datang menuju kolam renang.
              "Ada apa dengan Key hyung? Kenapa dia tampak emosi lalu menjalankan mobilnya pergi?" Tanya Taemin.
              "Apa yang terjadi?" Tanya jonghyun.
              "Tadi aku hanya memberi nafas buatan untuk Hyo Gun, karena Hyo Gun tak sadar setelah terjatuh di kolam. Tiba-tiba Key datang dan memukulku," Minho mencoba menjelaskan.
              "Akhir-akhir ini key hyung terlihat aneh," ucap Taemin.
              "Dan dia selalu marah dengan Minho setelah Minho tau bersama Hyo Gun," sambung Onew.
              "Ada apa ini?" Hyo Gun tak mengerti dengan apa yang diucapkan para namja di depannya.
              "Annio Hyo Gun. Sekarang kamu ke UKSlah dan istirahat dan aku ada perlu dengan anggota yang lainnya,"

*******

              "Sepertinya Key benar suka dengan Hyo Gun," Jonghyun membuka percakapan mereka di lobi sekolah.
              "Ne, bukan hanya suka tapi pasti juga cinta," analisa Onew.
              "Ne, aku setuju dengan Onew hyung." Sahut Taemin.
              "Apa kamu suka dengan Hyo Gun, Minho?" Tanya Jonghyun.
              "Annio. Aku masih memiliki yeojachingu dan itu Krystal.
              "Tapi kenapa kalian begitu dekat?" Tanya Jonghyun seperti mengintrogasi.
              "Aku menganggap dia seperti adikku saja. Karna aku melihat dia seperti Sandara dongsaengku yang meninggal 2 tahun lalu, mungkin sekarang dia sama besar dengan Hyo Gun," ujar Minho.
              "Oh dara. Memang sih kalo dilihat-lihat tingkahnya agak mirip dongsaengmu." Onew mencoba membenarkan ucapan Minho.
              "Tapi masalahnya sekarang Key. Dia pergi dengan keadaan emosi gitu. Dan kita tidak tahu dia dimana. Dia bisa berhari-hari tidak pulang ke apartement kalau seperti itu." Ujar Jonghyun seraya mengkhawatirkan keadaan Key.
               "Aku heran hyung. Padahal hyung Key hanya ingin mempermainkan perasaan Hyo Gun kan? Kenapa dia jadi seperti ini," ujar Taemin yang tampak berpikir keras.
**********

              "Aku pulang," Key membuka pintu rumah orang tuanya.
              "Tumben kamu kesini. Ada apa Key? Kenapa bawa koper begitu? Apa kamu tidak tinggal di apartement Shinee?" Ummanya heran.
              "Annio umma."
              "Kenapa? Apa kamu ada masalah?" Ummanya penasaran dengan apa yang terjadi pada anaknya.
              "Annio umma. Hanya ingin merubah suasana saja," ujar Key lalu bergegas menuju kamarnya.

********

               Ponsel Hyo Gun berdering. Ternyata telepon dari Key.
               "Hyo Gun aku didepan rumahmu." Ucap key.
               "Ne. Aku keluar," jawab Hyo Gun.
               "Hyo Gun." Key langsung memeluk Hyo Gun ketika Hyo Gun membukakan pintu.
               "Wae Key?" Tanya Hyo Gun heran.
               "Aku sayang kamu aku nggak mau kehilangan kamu," key mencoba jujur terhadap perasaannya.
               "Mwo? Kamu sedang tidak bercanda kan?" Tanya Hyo Gun heran.
               "Annio. Awalnya aku hanya ingin mempermainkanmu tapi lama kelamaan aku jadi sayang dan cinta. Hyo Gun aku mohon jadilah yeojachingku," Key berlutut dan memohon pada Hyo Gun.
               "Key tak usah seperti ini. Kajja berdiri cepetan." Hyo Gun merasa ga enak.
               "Ne, tapi kamu mau kan jadi yeojachingku?" Tanya Key sambil berharap.
               "Ne," lalu Hyo Gun tersenyum. Dan key langsung memelukanya. Kedua pasangan itu terlihat bahagia sekali.

*********

               "Hai semua," Key datang dengan senyum yang ramah kepada semua anak Shinee.
               "Sekolah juga akhirnya. Aku kira kamu tak akan sekolah," sahut Jonghyun.
               "Ya enggaklah. Ada kabar baru nih," ucap Key dengan senyum yang mengembang.
               "Apa hyung?" Tanya Taemin penasaran dan diiringi wajah penasaran anggota lain.
               "Aku sudah jadian dengan Hyo Gun. Dan itu aku lakukan karna aku benar benar menyayanginya. Bukan karena taruhan!" Ujar key bahagia.
               "Wah selamat ya," sontak semua anggota Shinee memberi selamat. Dan Minho langsung berdiri lalu menepuk pundak Hyo Gun.
                "Maaf Key tentang masalah kemarin.." Belum sempat Minho mengucapkannya Key langsung memotong.
                "Annio Minho. Aku yang salah. Karna udah berpikir negatif ke kamu." Jawab Key tersenyum.
              "Wah berarti aku gak jadi beliin kamu mobil sport dong? Kan taruhannya batal," ujar Jonghyun ketawa.
              "Hahaha ya tidaklah," jawab key lalu diiringi ketawa yang lainnya.

*******

              Jessica mendatangi rumah Key dan menemui umma Key untuk memberi tahu umma Key kalau Key tengah dekat dengan seorang wanita miskin. Umma Key langsung naik pitam dan emosi lalu sakit jantungnya kumat dan sekarang dia dilarikan kerumah sakit.
              "Apa? Umma masuk rumah sakit? Oke aku segera kesana," Key kaget ketika mendapat telepon dari appanya. Bergegas dia ke rumah sakit dengan anggota Shinee lainnya.

*****

               "Umma? Mana umma?" Tanya key sesampai dirumah sakit.
               "Ummamu di dalam. Lihat lah dia," jawab appanya key dan semua anak Shinee yang lain hanya bisa melihat dari luar.
               "Umma, apa umma tidak apa apa? Kenapa sakit jantung umma kambuh?" Tannya Key.
               "Umma kaget mendengar berita kedekatanmu dengan wanita miskin itu," jawab Ummanya.
               "Siapa yang mengatakannya pada umma?" Key heran.
               "Kamu tidak perlu tahu yang jelas besok kamu harus berangkat ke paris. Umma akan memindahkanmu kesana,"
               "Mwo? Umma Key tidak mau! Cukup Key dipaksa. Tolong beri Key kesempatan untuk memilih apa yang Key mau," Key memohon. Lalu nafas ummanya tiba-tiba sesak dan dia seperti.kesakitan. Dokter langsung menyuruh Key keluar dan menangani umma.

*******

               Tengah malam Key mendadak masuk ke kamar Minho dan dia ingin berbicara serius.
               "Minho tolong titipkan surat ini pada Hyo Gun,aku tak sanggup harus mengatakan masalah kepergianku ini padanya," Key memberikan sebuah surat dan sebuah kotak berbungkus pink pada Minho.
               "Kenapa kamu gak bilang langsung Key? Kasihan Hyo Gunnya," minho berpendapat.
               "Aku gak sanggup kalo harus nangis didepannya Minho," jawab Key dengan mata berkaca-kaca.

*******

               Key sudah jalan menuju bandara dan dia sengaja mematikan handphonenya agar Hyo Gun tak menghubunginya. Minho memberi apa apa pada Jonghyun,Taemin, dan Onew untuk segera pergi kerumah Hyo Gun dan menjemput Hyo Gun.
              "HYOGUNN!!!!" Ketiga namja itu berteriak ketika sampai dirumah Hyo Gun.

              "Kenapa? Tiba-tiba Hyo gun keluar dari dalam rumahnya," Hyo Gun heran melihat ketiga namja yang ada di depan rumahnya
                “Cepat kita susul Key ke bandara,”ujar Onew.
                “Key? Ke bandara? Dia mau kemana?” Hyo Gun heran dengan situasi ini,
                “Dia ke Paris atas utusan Ummanya. Ayo sekarang juga kita ke bandara sebelum semuanya terlambat,” ujar Taemin. Mereka pun bergegas ke bandara dan mngendarai mobil dengan kecepatan yang sangat kencang. Dan sial mereka terjebak macet.
                “Ah sial! Macet,” jawab Jonghyun.
                “Aku coba telepon Minho Hyung ya,” Taemin mengetik nomer di handphonenya. “Halo Hyung, berapa lama lagi dia akan berangkat? Apa? 20 menit lagi? Tolong tahan dia. Kami sedang terjebak macet,”

**

                Akhirnya mereka sampai di bandara dan Hyo Gun pun langsung berlari menuju ke tempat Minho dan Key. Ketika Key akan memasuki pintu tiba-tiba…
                “KEEEEEYYYYYYYY!!!!! KU MOHON JANGAN PERGI!!!!!!!!!!” Hyo Gun berteriak sekencang-kencangnya. Key langsung menoleh ke belakang. Ia kaget dan langsung berlari menuju Hyo Gun.
                “Sayang,kenapa kamu disini?” Key kaget.
                “Kamu jahat!! Kamu pergi gak bilang sama aku,” Hyo Gun mulai menitikkan air mata.
                “Maaf Hyo Gun, aku gak tega bilang sama kamu secara langsung aku pergi hanya 6 bulan sampai aku tamat kelas 3 ini. Lalu aku akan kembali ke Korea,” jawab Key lalu mengusap kepala Hyo Gun.
                “Tapi kita akan terus bersama kan? Kamu gak akan ninggalin aku selama-lamanya kan?”
                “Annio Hyo Gun. Aku janji aku pasti akan kembali,” Key memeluk Hyo Gun erat.
                “Ne, aku percaya dengan omonganmu Key.” Hyo Gun membalas pelukan Key.
                “Percayalah sayang, cinta pasti akan kembali,” Key mulai sedih dan air matanyapun mulai keluar berjatuhan. Minho, Taemin, Jonghyun, dan Onew yang menyaksikan mereka pun langsung mendekati pasangan itu.
                “Key, kami janji kami akan menjaga Hyo Gun,” ujar Minho sambil menenangkan Key.
                “Janji ya,” Jawab Key tersenyum
                Mereka pun tersenyum bahagia dan penuh haru. Walaupun harus menunggu 6 bulanpun, Key ataupun Hyo Gun tetap rela menanti asalkan mereka menyatu :”)

Maaf ya FFnya jelek, Cuma bisa bikin segini. Aku janji akan coba bikin FF yang lebih bagus lagi:)

FF SHINee: HATE or LOVE (PART-2)

Title: Hate or Love
Genre: Romance
Author: Sally Ismi Eryos
Cast:
SHINeee
Sung Hyo Gun
Sunny
Jessica
Yuri 
 
 
ini FF kedua aku. tolong di comment yaa :) soalnya baru belajar bikin FF. thanks ya! ;;) DILARANG KERAS UNTUK COPY FF INI!!! :D
 
 
             Ternyata Hyo Gun terlambat masuk kelas karna keasyikan berbicara dengan Minho tadi. Mana sekarang jam pelajarannya Siwon oppa lagi. Aduh pasti bakalan kena hukum deh.
            "Hei kamu yang di balik pintu," suara Siwon oppa memecahkan kepanikan Hyo Gun.
            "Ne oppa. Maaf saya terlambat," Hyo Gun masuk sambil menunduk ketakutan.
            "Dari mana saja kamu? Saya kan sudah bilang. Siapa yang telat akan saya hukum," siwon oppa membenarkan letak kacamatanya.
            "Ne oppa arraseo. Tapi tadi saya sakit perut sekali dan saya lama di toilet tadi," Hyo Gun memasang wajah memelas.
            "Sekarang kamu berdiri di depan kelas dan ambil bukumu. Belajarlah sambil berdiri sampai jam pelajaran saya selesai," perintah siwon oppa.
            Ketika Hyo Gun tengah menjalani hukumannya. Shinne lewat di depan kelasnya. Dan menertawakan Hyo Gun yang sedang di hukum.
            "Hahaha kasihan ya Hyo Gun kena hukum, cupcupcup," ledek Key yang diiringi tetawa anggota Shinee lainnya. Tp beda dengan Minho dia tidak tertawa sedikitpun dan menatap Hyo Gun dengan tatapan iba.
            "Hahaha lucu sekali dia." Sahut Taemin sambil tertawa terbahak bahak.
            "Kajja kita pergi dari sini," ajak Minho dan mereka pun berlalu pergi.
Hyo Gun kesal bukan main melihat Key dan teman-temannya, tapi kecuali untuk Minho.

******

            "Hei Hyo Gun, pulang aku antarkan ya," ketika Hyo Gun baru keluar dari pintu kelasnya Key sudah menghalanginya di depan pintu.
            "Annio! Aku bisa pulang sendiri. Eh iya ini seragammu!" Hyo Gun menolak ajakan Key dan mengembalikan seragam Key yang di nodainya kemarin.
            "Kajja Hyo Gun. Maulah ku antarkan pulang," Key memohon.
Tiba-tiba Hyo Gun berfikir apa benar Key serius meminta maaf padanya? Apa dia sedang tidak bercanda? Apa dia serius? "Ne, baiklah aku pulang denganmu. Lagian aku juga ga bawa sepeda," jawabnya menyetujui ajakan Key.
            "Asik. Gitu dong,"

*****

            "Hei kamu mau bawa aku kemana sih? Ini kan bukan jalan kerumah ku." Hyo Gun heran Key malah menyetir mobilnya ke arah yang berlawanan dengan arah pulangnya.
            "Sudah ikut aku saja. Aku akan mempercantik dirimu," jawabnya santai.
            "Aku mau pulang!!!!!" Hyo Gun berteriak.
            "Bisa gak sih kamu diam?" Key mencoba menenangkan Hyo Gun.
            Akhirnya mereka pun sampai sebuah mall di pusat kota. Mereka turun.
            "Sudah sampai," key membukakan pintu untuk Hyo Gun.
            "Ngapain kesini?" Tanya Hyo Gun heran.
            "Sudahlah ikut saja," Key menarik tangan Hyo Gun.
            Mereka berhenti di sebuah salon mewah yang didalamnya juga terdapat boutique.
            "Mbak tolong permak yeoja ini ya jadi lebih feminim dan lebih terlihat cantik," perintah Key pada pelayan salon itu.
           "Ne tuan muda." Jawabnya menunduk seraya menghargai Key.
           "Tuan muda?" Hyo Gun bertanya sendiri.
           "Ini salon dan boutique punya ummaku. Tenang saja," jawab key tersenyum.
           "Tapi Key...." Belum sempat Hyo Gun menyelesaikan pembicaraannya Key langsung memotong seolah tau apa yang ingin di katakan Hyo Gun.
           "Sudah tak usah pikirkan biaya," jawab Key.
           Lalu namja itu berjalan menuju gantungan baju di boutique itu dia mencari dress selutut yang cocok dengan Hyo Gun. Akhirnya pilihannya jatuh pada dress pink bermotif polkadot. Namja ini memang paling mengerti fashion. Pilihannya selalu bagus. Ketika ia balik ke tempat Hyo Gun di make over ternyata Hyo belum juga selesai, dia memutuskan untuk duduk sambil memainkan handphonenya. Dan membuat selca dari handphonenya itu. Ia berfoto lalu asik smsan dengan Taemin. Tiba-tiba....
           "Tuan muda nona ini sudah selesai," ucap pelayan tadi. Key mengangkat kepalanya dan melihat Hyo Gun dari atas sampai bawah.
           "Kamu cantik sekali," tiba-tiba kata kata itu terucap dari bibir Key. Lalu dia tersadar dengan perkataannya. "Biasa saja," jawabnya dengan wajah jutek.
           "Lalu kamu buat aku seperti ini tujuannya apa?" Tanya Hyo Gunn.
           "Biar kamu terlihat tidak melalukan jalan denganku hahahaha," jawab Key terbahak.
           "Namja gila!!!!" Hyo Gun terlihat kesal.
           "Udah sekarang temenin aku makan ya," Key memegang tangan Hyo Gun dan menariknya keluar dari salon itu.

*********

           Mereka sampai di sebuah cafe bernuansa mewah. Disana anak Shinee ngumpul.
           "Hei, liat nih siapa yang aku bawa," Key tersenyum lebar.
           "Wah cantik sekali," jawab Minho Taemin Onew Jonghyun serentak.
           "Makasih," jawab Hyo Gun malu.
           "Ini beneran Hyo Gun?" Tanya Jonghyun penasaran.
           "Ne. Tadi aku makeover dia," jawab Key.
           Minho tak berkata apa apa. Dia hanya kagum dengan perubahan Hyo Gun. Tapi ia juga kasihan melihat Hyo Gun yang dipermainkan Key.
Mereka asik berbincang bincang gak disangka jam udah menunjukkan pukul 9 malam.
           "Key sudah malam. Jam 9 nih, anterin pulang dong," Hyo Gun takut pulang kemalaman.
           "Iya kajja aku antarkan pulang," key berpamitan kepada anggota yang lain.

*********

           "Eh anak umma udah pulang. Kamu cantik sekali sayang," ummanya kagum melihat perubahan anaknya.
           "Iya tante tadi Hyo Gun saya bawa ke salon," jawab Key.
           "Wah kamu Key kan? Tante ngefans sama kamu. Boleh minta tanda tangannya kan?" Ummanya Hyo Gun kegirangan melihat anaknya pulang diantar artis terkenal.
           "Ne tante." Jawab Key ramah.
           Setelah Key pulang ummanya Hyo Gun merentetkan pertanyaan yang banyak pada putrinya itu.
           "Kamu pacaran ya sama Key?" Tanya ummanya penasaran.
           "Ya gaklah umma."
           "Trus kenapa bisa bareng? Kenapa dia bikin kamu berubah gini?"
           "Ya kan ini permintaan maaf dia karna udah ngerjain aku kemarin-kemarin," jawab Hyo Gun cuek.
           "Hm keliatannnnya dia naksir kamu. Yaudah umma setuju kalau kamu jadi yeojachingunya key!" Jawab ummanya mantap.
           "Udahlah umma, Hyo Gun capek,"

**********

           TIT!! TITIT!!! TIT!!!!! Suara klakson mobil berbunyi tak henti hentinya di depan rumah Hyo Gun.
           "Siapa sih itu? Ribut aja pagi-pagi," appa Hyo Gun kesal.
           "Bentar appa. Biar Hyo Gun liat," Hyo Gun berjalan menuju keluar. Betapa kagetnya ternyata Key berada diluar untuk menjemputnya.
           "Apa kamu sudah siap? Kajja kita berangkat,"
           "Ribuuut!!!!! Tunggu sebentar aku ambil tas," bentak Hyo Gun.
           "Appa, umma Hyo Gun berangkat dulu ya," pamit Hyo Gun.
           "Berangkat sama siapa?" Tanya appanya.
           "Sama Key," jawab Hyo Gun sambil berlalu. Appa dan Ummanya kaget dan langsung mengintip di jendela rumah apa benar anaknya pergi dengan artis itu.
           "Appa, anak kita hebat ya bisa dekat dengan artis itu," ummanya senyum senyum bahagia.
           "Iya sih tapi appa takut Hyo Gun dipermainkan." Jawab appanya dengan wajahnya prihatin.

*******

           "Hyo Gun?" Sunny kaget ketika melihat Hyo Gun turun dari mobil Key. Key membukakan pintu dan menggandeng tangan Hyo Gun mesra ketika mereka sampai di sekolah. Minho yang dari tadi membaca buku di taman melihat kedatangan mereka.
           "Kajja tuan putri biar aku antarkan ke kelas," Key bicara mesra pada Hyo Gun sehingga membuat yeoja itu heran dan bingung.
           Sesampai di kelas Key ikutan masuk ke dalam kelas Hyo Gun seisi kelas tak berhenti memperhatikan mereka.
           "Oke tuan putri sudahku antarkan ke kelas. Nanti jam istirahat aku kesini lagi ya," jawab        Key sambil mencubit pipi Hyo Gun.
           "Ah key!!!" Jawab Hyo Gun kesal. Tapi Key malah berkedip dan pergi meninggalkannya.
Ternyat jessica dan yuri memperhatikan Hyo Gun dan Key sedari tadi.
           "Hei gembel naik kelas! Gak usah sok keganjenan sama Key! Key itu milikku!" Jessica tiba tiba masuk ke kelas Hyo Gun dan marah marah ga jelas.
           "Loh kata siapa? Key sendiri yang mendatangiku bahkan aku tidak menggoda dia sedikitpun. Tolong ya eonni yang baik hati dan cantik punya mulut dijaga!" Jawab Hyo Gun membela diri.
           "Kamu pake pelet ya? Kenapa Key bisa suka sama kamu yang cuma sampah!"
           "Tolong jaga omongan kamu jessica!" Tiba tiba Minho datang membela Hyo Gun.
           "Lah pahlawan kesiangan dateng. Cabut yuk Yuri." Jessica berlalu pergi.
           "Hyo Gun jangan dengerin Jessica ya. Dia cemburu kamu dekat dengan Key. Dari smp dia menyukai Key hingga dia masuk ke manajemen kami pun karna ingin dekat dengan Key dan dia juga meminta untuk sekelas sama Key di SMA ini, tapi Key gak suka sama dia," minho menjelaskan seraya membela temannya.
           "Tidak apa apa oppa. Aku mengerti. Makasih ya sudah menolongku," Hyo Gun tersenyum. Lalu tanpa sengaja ia melihat mata Minho yang tajam entah kenapa dia merasa namja itu sangat mempesona. Apakah dia suka? Dia pun tidak tahu dengan perasaannya.
           "Sama-sama Hyo Gun, yasudah nanti pulang sekolah bisa temani aku ke toko buku?"
           "Ne oppa. Pasti," jawab Hyo Gun sambil mengacungkan jempolnya tanda setuju.
           "Nanti aku tunggu di parkirannn ya," jawab Minho lalu meninggalkan Hyo Gun.

*******

          Key berjalan buru-buru menuju kelas Hyo Gun, tapi yang dicari tak keliatan. Lalu Key menanyakan Hyo Gun pada Sunny.
          "Hei kamu teman sebangku Hyo Gun kan? Dia mana?" Tanya Key pada Sunny.
          "Dia sudah pulang oppa," jawab sunny.
          "dengan siapa dia pulang?" Tanya Key penasaran.
          "Dia pulang dengan minho oppa tadi," jawab sunny.
          "Ah sial! Yasudah makasih," lalu Key bergegas pulang.

*****

          Sesampai di apartement Key kesal dan dia menghempaskan badannya ke kasur. Lalu ia melempar-lempar bantal yang di kamar. Dan menggerutu sendiri.
          "Ngapain sih Hyo Gun jalan dengannho? Padahal aku kan bakalan jemput dia. Seharusnya sekarang aku makan siang dengannya! Tapi dia malah jalan sama Minho!" Key ngomel.
          "Kenapa kamu? Kaya orang gila ngomong sendiri. Lempar bantal kaya gini," tiba tiba Jonghyun membuka pintu kamar.
          "Lagi kesel!" Jawab Key jutek.
          "Kesel kenapa? Gak bisa dapetin Hyo Gun? Takut kalah taruhan?" Ledek Jonghyun.
          "Bukan! Minho jalan sama Hyo Gunn! Seenaknya saja mengajak Hyo Gun jalan!" Key mengomel.
          "Kamu cemburu?" Tanya Jonghyun.
          "Gaklah! Nggak mungkin! Aku cuma kesel aja,"
          "kalo kesel gak bakalan segininya juga kamu kan! Aku tau kamu pasti cemburu."
          "Annio! Aku cuma kesel!" Key bersikeras.
          "Pegang omonganku. Kamu pasti bakalan jatuh cinta beneran sama dia. Apalagi setelah melihat Hyo Gun berubah cantik seperti kemarin," ujar jonghyun berlalu.
          Lalu Key memandang langit-langit kamarnya sambil memikirkan Hyo Gun.
          "Apa benar aku suka? Kenapa bisa? Aku tak percaya. Ah gak mungkin aku suka dia!" Key lalu menutup wajahnya dengan bantal hingga ia tertidur 


Mau tau kelanjutannya gimana? apa Key suka ya sama Hyo Gun? hmmm... tunggu jawabannya ya di PART 3 :) mohon commentnya yaaaaa :)

Selasa, 03 Juli 2012

FF SHINee: HATE or LOVE (PART-1)

Title: Hate or Love
Genre: Romance
Author: Sally Ismi Eryos
Cast:
SHINeee
Sung Hyo Gun
Sunny
Jessica
Yuri

ini FF kedua aku. tolong di comment yaa :) soalnya baru belajar bikin FF. thanks ya! ;;) DILARANG KERAS UNTUK COPY FF INI!!! :D


                “HUAAAAAAAHHHH!!!”  Sung Hyo Gun akhirnya bangun dari tidur dengan nyawa yang belum sepenuhnya terkumpul. Dia bersiap siap untuk pergi sekolah. Hari ini hari pertama Hyo Gun sekolah di sekolah barunya. Dia mendapat beasiswa untuk sekolah di Hannyoung High School. Hannyoung high school  adalah SMA terfavorite disekolah. Banyak artis K-pop Korea yang bersekolah disana.
                Setelah selesai beres-beres Hyo Gun memandangi dirinya di depan kaca kamarnya. Ia terlihat cantik mengenakan seragam sekolah itu. Dia bergegas mengambil tas dan berpamitan kepada umma dan appanya. Orang tuanya Hyo Gun hanya orang biasa. Yang membuka lapak makanan kecil di rumahnya.
                “Umma….Appa…Hyo Gun berangkat dulu ya,” ia menyalami tangan appa dan ummanya.
                “Hei apa kamu nggak sarapan dulu?” tanya ummanya.
                “Annio umma, nanti aku makan di sekolah saja. Buru-buru ma.” Jawabnya berlalu.
                Hyo Gun mengayuh sepedanya dengan cepat. Sesampai di sekolah mewah itu matanya terkagum kagum melihat sekolah yang megah itu. Ia tersenyum bangga karna bisa mendapatkan beasiswa di sekolah ini. Ia memarkir sepedanya dan berjalan menuju kelasnya. Sesampai di kelas ia bingung mau duduk dimana. Lalu ia melihat bangku kosong didepan yang sebelahnya duduk seorang perempuan cantik.
                “Hei, apa aku boleh duduk disini?” tanya Hyo Gun sambil tersenyum.
                “Silahkan,” jawab yeoja itu sambil tersenyum.  
                “Ireumi mwoyeyo?” tanya Hyo Gun yang ingin berkenalan dengan yeoja itu.
                “Jeo neun Sunny ieyo. Kamu?”
                “Jeo neun Hyo Gun ieyo,” jawab Hyo Gun tersenyum.
                “PENGUMUMAN PENGUMUMAN BAGI ANAK KELAS 1 DIHARAP UNTUK BERKUMPUL DILAPANGAN SEKOLAH.” Terdengar penguman dari speaker kelas.
                “Hei, kita diminta untuk berkumpul di lapangan, apa kamu mau ikut bersamaku?” tawar Hyo Gun kepada Sunny.
                “Ne, kajja.” Jawabnya bersemangat.
Sesampainya di lapangan Hyo Gun dan Sunny baris di barisan kelasnya. Tiba tiba dari belakang barisan murid kelas satu terdengan bunyi mobil berhenti. Semua mata siswa tertuju pada 3 buah mobil sport yang barusan berhenti itu. Mobil sport itu mobilnya Key, Minho, dan Onew Shinee. Sedangkan Taemin nebeng di mobil Hyungnya Minho dan Jonghyun di mobil Key. Mereka bertiga turun dari mobil dan barisan siswa baru pun terbagi menjadi dua. Mereka berjalan menuju ke depan siswa siswi baru tersebut dengan gaya coolnya. Semua matapun terperangah melihat mereka.
"Wah itu kan Shinee!" Teriak salah seorang siswi.
Hyo gun juga melihat kelima namja tampan itu. Tapi reaksinya biasa aja. Gak kaya murid yang lain yang histeris ngeliat Shinee, boyband korea yang lagi top itu.
              "Wah sunbae kita itu ganteng ganteng ya," bisik Sunny pada Hyo Gun.
              "Hm menurut aku sih biasa aja," jawab Hyo Gun cuek tapi tetap saja Sunny nggak peduli dan tetap terpesona sama charisma kelima namja itu.

              Tiba tiba salah seorang anggota Shinee itu naik ke atas panggung. Yang tak lain adalah Key yang terkenal angkuh itu. Katanya sih yang punya sekolah itu Kakeknya.
              "Kalian semua pasti tau dengan saya. Jadi saya tidak perlu memperkenalkan diri. Selamat datang disekolah kebanggan kita ini. Saya sebagai ketua osis di sekolah ini hanya menyampaikan beberapa peraturan sekolah kita ini.............." dengan berwibawa Key menjelaskan semua peraturan sekolah.
              "Huh ngapain sih dia. Males banget deh dengernya," Hyo Gun ngomong sendiri.
              "Hey kamu yang dari tadi ngomel sendiri! Maju ke depan!" Terdengar suara Key dari microphone. Semua mata melihat ke arah Hyo Gun. Hyo Gun bingung dan celingak celinguk ke kiri dan kanan. Ternyata dia yang di panggil Key.
             "Ne," Hyo Gun berjalan ke depan dan dilihat oleh seluruh murid pada saat itu. Betapa malunya Hyo Gun.
             "Kamu tau kesalahan kamu apa?" Tanya key kesal.
             "Annio oppa," jawab Hyo Gun.
             "Kamu dari tadi ngapain? kenapa tidak mendengarkan saya?"
             "Mendengarkan kok," jawab Hyo Gun santai.
             "Malah ngejawab! Sekarang kamu saya hukum. Berdiri disana! Angkat kakimu sebelah lalu pegang telinga!" Hyo gun pun menuruti kata sunbaenya itu. Walaupun dalam hatinya menggerutu.

*****
             Ketika bel istirahat berbunyi, semua murid pun beristirahat di kelas dan ada juga yang membeli makanan ke kantin, ada juga yang duduk di taman, dll. Hyo Gun dan Sunny memutuskan untuk jalan jalan keliling taman sambil menikmati sekolah baru mereka.
             "Hyo Gun, kamu sih tadi ga dengerin Key ngomong di depan. Kena kan kamunya," omel Sunny menasehati Hyo Gun.
             "Ah aku benci sama Shinee. Mereka itu sekolompok namja manja yang haus ketenaran!" Jawab Hyo Gun kesal.
             Dari arah kiri Hyo Gun berjalan ternyata Shinee lagi jalan dan Hyo Gun yang saat itu berjalan dengan emosi sambil memegang Orange Jusnya tak sengaja menabrak Key yang sedang berjalan.
             "Ups...mian hamnida oppa," Hyo Gun meminta maaf pada Key.
             "Arghhh...!! Baju ku kotor! Heh! Kamu lagi! Sini kamu ikut aku!" Key menarik tangan Hyo Gun dan membawanya keruang UKS.
             Sesampai di ruang UKS Key langsung membuka seragamnya.
             "Eh, mau ngapain kamu?" Tanya Hyo Gun yang curiga Key mau ngapain.
             "Gak usah kepedean. Aku hanya mengganti seragamku dengan seragaam baru." Selesai mengganti seragam. Key melempar seragamnya ke wajah Hyo Gun."Hey kamu cuci baju ku itu sampai. bersih! Kalo perlu laundry!" Perintahnya pada Hyo Gun.
             "Kamu pikir aku pembantu mu?" Jawab Hyo Gun kesal dengan mata melotot.
             "Kamu udah membuat noda di bajuku! Jadi kamu harus bertanggung jawab membersihkannya!"
             "Argh!!! Ne! " Jawab Hyo Gun sambil membawa seragam itu keluar.

*******

              Sesampainya dirumah....
              "Siang umma, siang appa. Hyo Gun pulang," ucapnya dengan wajah bete.
              "Kenapa wajahnya ditekuk gitu sayang? Gak enak ya kesan pertama sekolah disana?" Tanya ummanya khawatir.
              "Ne umma. Sunbaenya itu anggota shinee! Apalagi itu sih angkuh si Key! Dia cari cari kesalahan aku aja!" Jawabnya sambil merebahkan badan di sofa.
              "Mwo? Shinee? Mereka sekolah disana juga? Wah asik dong kamu satu sekolah sama artis keren kaya mereka. Besok mintain umma tanda tangannya ya," umma malah senyum senyum kegirangan melihat anak perempuannya satu sekolah dengan Shinee boyband yang di idolakannya.
              "Ah umma! Annio! Aku benci mereka! Sudah aku mau istirahat dulu," Ketika rebahan di kamar Hyo Gun memikirkan Key yang dari tadi membuatnya kesal terbayang bayang kejadian di sekolah.
              "Ah namja itu!! Ingin rasanya ku memukul wajahnya yang angkuh itu!" Tiba tiba Hyo Gun teringat dengan seragam sekolah Key yang belum dicucinya. Buru-buru ia kebelakang dan segera mencuci seragam itu.

*******

              Shinee lagi ngumpul di kantor SMent untuk latihan mempersiapkan konser mereka besok malam. Ketika istirahat mereka berbincang bincang sesaat.
              "Key, kamu terlalu kasar sama anak baru tadi," Onew menasehati.
              "Loh wae? Dia kan yang salah. Sudah membuat dua kesalahan padaku." Key tetap membenarkan dirinya.
              "Tapi ya gak perlu segitunya lah hyung," bela si kecil taemin.
              "Ah kalian ini. Sudah gak usah permasalahkan itu. Yaudah kita latihan saja," jonghyun melerai.

****

              Esoknya ketika sedang menuju ke sekolah. Sepeda Hyo Gun bannya mendadak bocor. Dan ia berhenti di jalan sebentar untuk melihat sepedanya. Ketika asik memperhatikan bannya tiba tiba mobilnya Key lewat dan berhenti di depan Hyo Gun.
             "Sepedamu rusak?" Tanya Key dengan wajah serius.
             "Ne. Wae?" Jawab Hyo Gun.
             "Hahahaha...kasian sepeda butut gitu masih dipake. Kasian," Key tertawa dan langsung melajukan mobilnya dengan cepat.
             "Sialan! Namja gila! Gak punya otak! Gak punya rasa kasihan!" Pekik Hyo Gun. Tiba tiba mobil sport hitam berhenti didekatnya.
             "Hei sepedamu kenapa?" Ternyata yang turun itu adalah anggota Shinee juga yaitu Minho yang kalem itu.
             "Iya. Kenapa? Mau ikut menertawakanku seperti temanmu tadi?"
             "Annio." Tiba tiba Minho mengambil ponselnya dan menelpon seseorang disebelah sana. "Segera ke jembatan dekat sekolah dan bawa sepeda bocor yang ada di jembatan itu ke bengkel," perintah                   Minho pada suara di seberang sana.
             "Kamu telpon siapa?" Tanya Hyo Gun penasaran.
             "Udah sepedamu tinggal disini saja. Biar kamu kesekolah denganku."
             "Kamu yakin? Sedang tidak bercanda kan?" Tanya Hyo Gun heran. Kenapa anggota Shinee yang satu ini sangat baik dan beda dengan Key yang angkuh itu.
             "Ne. Kajja" ia membuka kan pintu untuk Hyo Gun.
Ketika sampai di sekolah. Semua mata tertuju pada Hyo Gun yang baru saja dibukakan pintu oleh Minho dan turun dari mobil sport mewah itu.
             "Hei itu si Hyo Gun yang kena hukum kemaren kan? Hebat banget dia bisa jalan sama minho," jessica yang melihat minho dan hyo gun pun sewot. Oh iya, jessica ini murid kelas 3 yang sekelas dengan Minho dan Key.
             "Iya, kok bisa dia bareng minho ya? Dasar yeoja genit," sahut Yuri sahabat jessica.
Minho pun menggandeng tangan Hyo Gun hingga sampai ke depan kelas Hyo Gun sehingga semua murid tak henti hentinya melihat mereka.
             "Kamsahamnida oppa. Maaf merepotkan mu" ucap Hyo Gun.
             "Annio, kau tidak merotkan ku kok. Yasudah aku pergi ya. Sepedamu nanti pas sepulang sekolah kamu lihat saja di parkiran pasti sudah ada. Sudah ada orang yang aku perintahkan untuk membawanya ke bengkel," jawab Minho.
             "Ne sunbae." jawab Hyo Gun sambil tersenyum dan Minho pun meninggalkannya.
             Ternyata dari jauh Key dan anggota Shinee yang lain memperhatikan Minho yang datang bersama Hyo Gun.
             "Wah seleramu semakin rendah saja," ledek jonghyun yang diiringi tertawa anggota shinee yang lain.
             "Ah annio. Aku hanya menolongnya," jawab Minho tak mempedulikan tertawaan mereka.
             "Terlalu baik sih," lanjut Key sambil tertawa.

******

             "Hey kamu kok bisa sih dateng bareng Minho?" Tanya Sunny penasaran.
             "Oh tadi itu sepedaku bannya bocor pas dijalan aku awalnya bertemu Key eh dianya menertawakanku dan lanjut kesekolah. Lalu aku bertemu Minho dan dia menawarkan ku untuk bareng dengannya."
             "Wah Minho emang baik ya beda dengan Key," jawab Sunny.
             "Eh iya, waktu istirahat tinggal 10 menit lagi. Aku mau ke toilet dulu. Kamu tunggu di kelas ya," kata Hyo Gun berlalu meninggalkan Sunny.
              Ketika keluar dari toilet mata Hyo Gun tertuju pada halaman belakang sekolah di dekat kolam renang. Tiba tiba ia tergerak untuk masuk kesana. Ia tertegun ketika melihat Minho juga ada disana.
              "Kenapa kamu kesini?" Tanya Minho heran. Biasanya tidak ada siswa ataupun siswi murid sms ini yang berdiam diri disana selain dirinya.
              "Tadi aku hanya iseng aja masuk eh taunya ada kamu," jawab Hyo Gun sambil garuk garuk kepala tanda bingung.
              "Tempat ini tempatku menyendiri."
              "Mwo? Ternyata selera kita sama. Dulu aku juga suka menyendiri di belakang sekolah sewaktu smp dulu. Kadang aku mendengarkan musik atau membaca buku." Jawab Hyo Gun semangat menceritakan dirinya.
              "Ne, aku juga seperti itu. Disaat aku kesal, lelah aku butuh tempat untuk menenangkan diri." Jawabnya.
              "Eh bel bunyi. Oppa aku masuk dulu ya." Hyo Gun berlalu dan meninggalkan Minho.

****

              Hyo Gun menghempaskan badannya dikasur. Rasanya lelah selesai membantu ibunya berjualan. Iya ingin tidur cepat malam ini. Lalu pikirannya melayang teringat Minho.
              "Kenapa ya dia baik gitu? Beda sama anggotanya yang lain. Apalagi sama Key. Beda 180 derajat!" Dia terus membanding-bandingkan Miho dengan Key.

****

              Ditempat lain anak shinee sedang berkumpul di apartement mereka. Ketika Minho dan Taemin sedang asyik bermain winning eleven, si Key malah nyuruh buat ngumpul di kamar buat membicarakan sesuatu.
              "Hyung ngapain sih hyung key?" Tanya taemin yang bete permainannya diganggu.
              "Gatau. Kajja kita ke kamar aja sekarang," jawab minho menarik tangan taemin.
Sesampainya di kamar Key langsung ngajak duduk anak shinee secara melingkar. Sepertinya ia merencanakan sesuatu.
              "Kalau aku pacarin Hyo Gun gimana?" Tanya Key. Semua anggota kaget dan tak yakin dengan yang diucapkan Key.
              "Kamu gak salah? Bukannya kamu benci sama dia?" Tanya Minho heran.
              "Iya, hyung aja kelihatan males dengan Hyo Gun. Kenapa tiba-tiba ingin memacari dia?" Tanya taemin polos.
              "Ya ga beneran lah. Cuma pengen ngerjain dia aja. Hehe," ketawa setan Key muncul.
              "Kalo kamu bisa jadiin dia yeojachingu kamu! Aku taruhan deh. Aku kasih kamu mobil sport keluaran terbaru!" Tiba tiba Jonghyun mengeluarkan kata-kata itu.
              "Hah? Hyung?!" Taemin terbelalak kaget.
              "Hey itu sama aja kita mempermainkan perasaan wanita," minho mencoba membenarkan keadaan.
              "Sudahlah minho. Gak usah menjadi malaikat gitu." Jawab Key kesal. Minho dan Key selalu saja sering berbeda pendapat.
              "Tapi syarat kamu untuk mendapatkan mobil sport kamu harus bisa mendapatkan hati Hyo Gun dalam waktu seminggu," tambah Onew.
              "Oke! Aku bisa!" Jawab Key mantap.

*****

              "Pagi Hyo Gun," tiba tiba Key muncul di hadapan Hyo Gun yang baru saja menginjakkan kakinya di sekolah.
              "Heh! Mau apa sih? Tumben baik. Gak usah senyum sok manis gitu!" Jawab Hyo Gun kesal.
              "Aduh jangan marah dong. Ntar Hyo Gun ga cantik lagi," key mencubit pipi Hyo Gun yang chubby.
              "Kenapa tiba-tiba baik begini?" Hyo Gun heran.
              "Aku mau minta maaf masalah yang kemaren-kemaren. Mau kan maafin aku?" Tiba tiba Key mengeluarkan sebuah mawar merah dari balik punggungnya.
              "Oh itu, iya aku maafin. Tapi maaf aku ga suka bunga." Hyo Gun pergi dan berlalu.
Key kesal dan bergumam sendiri. "Ah sial! Sombong sekali yeoja itu! Kamu kira aku beneran minta maaf sama kamu! Liat aja permainanku!" Gumam Key kesal.

*****

              "Gimana? Udah coba buat deketin Hyo Gun?" Tanya Jonghyun dengan nada ngeledek.
              "Udah," jawab Key ketus.
              "Wah keliatannya misi pertama ga berhasil nih." Ledek onew.
              "Tetap semangat hyung!" Taemin yang polos malah melontarkan kata kata itu.
              "Cepatlah kamu selesaikan permainan ini Key," minho menaruh bukunya dan berlalu keluar dari kelasnya dan menuju ke kolam renang untuk menenangkan diri.
              "Hei. Oppa kamu disini juga?" Tanya Hyo Gun pada Minho.
              "Ne, apakah dari tadi kamu disini?" Tanya Minho.
              "Ne. Apa kamu lagi ada masalah? Kenapa kesini? Ingin menyendiri kah? Atau aku pergi biar kamu tenang?"
              "Annio. Disini saja temani aku sebentar ya," ajak Minho. Mereka asik bercerita hingga bel masuk pun berbunyi.
              "Oppa, bel sudah berbunyi. Apa kamu tidak masuk kelas?" Tanya Hyo Gun.
              "Ne, kajja kita pergi dari sini." Ajak Minho.

mau tau kelanjutannya gimana? tunggu part 2 nya ya :) jangan lupa tinggalkan comment! ;;)